Selasa, 17 November 2009

Konferensi Ulama di Qatar: Kaum Muslimin Wajib Bantu Rakyat Palestina

COMES: Para ulama islam yang mengadakan konferensi di Doha, Qatar, selama dua hari Rabu (10/05) – Kamis (11/05) tentang pembelaan terhadap bangsa Palestina, menegaskan bahwa kaum muslimin di manapun mereka berada wajib membantu saudaranya di Palestina dengan segala bentuk bantuan mulai dana, kata-kata, tulisan, jiwa dan sebagainya.
Sejumlah tokoh dari faksi-faksi perlawanan Palestina, para pemimpin gerakan islam dari dunia Arab dan Islam, para tokoh pemikir, intelektual, akademisi, asosiasi profesi dan media, hadir dalam konferensi ulama ini atas undangan Liga Ulama Internasional yang dipimpin Syaikh Dr. Yusuf al Qardhawi. Ada sejumlah point yang disampaikan dalam pernyataan akhir konferensi.
Pertama, masalah kewajiban kaum muslimin untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada bangsa Palestina. Para ulama ini mengatakan, “Hari ini adalah sangat wajib bagi seluruh kaum muslimin untuk mengerahkan segenap potensi untuk membantu keluarganya di Palestina. Mereka harus menyisihkan dana khusus dari harta mereka untuk memperkokoh sikap saudara-saudaranya di Palestina.
Kedua, para ulama menyerukan agar bank-bank dan lembaga-lembaga keuangan Arab dan islam melaksanakan tugas yang semestinya untuk membantu bangsa Palestina bukan malah menjadi alat musuh umat yang ingin menghancurkan kekuatan dan tekad jihad kaum muslimin yang ingin membantu saudaranya di Palestina.
Yang ketiga, bahwa jihad di jalan Allah untuk mengembalikan tanah air dan pembebasan tanah Palestina adalah hak sah bangsa Palestina baik di wilayah Palestina terjajah maupun seluruh wilayah historis Palestina. “Tak seorangpun boleh berfatwa mengharamkan jihad untuk mengembalikan Palestina juga tidak boleh mencela para mujahidin apalagi memperburuk citra jihad mereka.”
Keempat, para ulama juga berfatwa haram hukumnya berselisih antar faksi-faksi yang ada hingga menumpahkan darah sesama Palestina. Semua kekuatan diminta untuk bekerjasama dan menjauhi perselisihan yang justru menguntungkan pihak penjajah Zionis Israel.
Kelima, semua pihak diminta untuk tidak menghambat jalannya reformasi dan perubahan di Palestina. Karena kalau hal itu terjadi maka akan memasukan kawasan ini terus dalam kondisi kekerasan dan membuat bangsa-bangsa islam berpaling dari solusi damai yang diserukan para ulama dan ahli ilmu.
Keenam, para ulama mengingatkan bahwa semua orang yang memiliki hati nurani pasti tidak akan bisa menerima kondisi buruk yang menimpa bangsa Palestina ini terus berlanjut. Untuk itu, sudah sepantasnya umat islam dan bangsa-bangsa islam mengambil sikap tegas berdiri bersama bangsa Palestina dalam menghadapi kejahatan dzalim penjajah Zionis Israel dan sekutunya yang melakukan embargo ekonomi.
Ketujuh, para ulama juga menyerukan agar dilakukan penggalangan aksi massa damai untuk menekan pemerintah-pemerintah yang enggan membantu bangsa Palestina sehingga mereka bangkit melakukan kewajibannya untuk membantu bangsa Palestina yang tengah berjuang melawan kedzaliman.
Terakhir, para ulama juga menyerukan agar dibentuk sebuah komisi permanent dari hasil konferensi ini sebagai bagian dari Liga Ulama Internasional. Tugasnya adalah melakukan kontrol dalam urusan Palestina dan menggalang bantuan dengan segala bentuknya untuk rakyat Palestina. (seto)

Bantulah Mereka Yang Dikejami!!! Jom BOIKOT!!!